Header Ads

Aktivis PUSHAMI : Pemerintah Hindia Belanda Hilangkan Syariat Jihad dan Khilafah di aceh

banner ads
Aktivis PUSHAMI Ustad Angga Dimas Persada, S.Fam jelaskan bahwa pemerintah hindia belanda hilangkan syariat jihad dan khilafah dari umat islam Indonesia. Dia sampaikan dalam khutbah jumat di masjid pesantren tinggi Al Islam, Jumat (25/05/2018)
UGA panggilan akrab dia sampaikan bahwa : ' pemerintah akan hilangkan syariat jihad dan khilafah dari umat Islam Indonesia'.

"Sejarah Tahun 1885 pemerintah Hindia Belanda dalam upaya memadamkan perjuangan rakyat aceh menggunakan penasehat snouck Hurgronje".

"Dalam tulisan shouck Hurgronje, ada 2 yang harus dihilangkan dalam masyarakat Aceh saat itu yaitu jihad dan khilafah".

" Dalam tulisannya ada beberapa cara dalam menghilangkan syariat jihad dan khilafah dari rakyat aceh". Yaitu Jauhkan umat dari ulama, jangan sampai umat mendalami syariat jihad dan khilafah, jadikan sebagai ujaran kebencian jika ada yang menyampaikan syariat jihad dan khilafah"

"Semua itu persis sama apa yang dilakukan pemerintah sekarang dalam meredam kebangkitan umat Islam Indonesia".

"Mulai dari kriminal ulama, hukum ujaran kebencian, membuat RUU terorisme, dan juga pendataan mubaligh atw dari seperti yang dirilis kemenag".

"Jadi sejarah berulang apa yang dilakukan pemerintah Hindia Belanda saat itu dengan pemerintah sekarang, sama persis".

Dalam mengakhiri khutbahnya, UGA mengiatkan ".
"agar umat tidak seperti hadist apabila umat Islam sudah jual beli secara Inah atau riba, mengikuti ekor sapi atau nyaman dalam bekerja, nyaman dalam kehidupan dan meninggalkan jihad maka akan di timpahkan kehinaan" pungkasnya.

Reporter s.arsya

Tidak ada komentar