Header Ads

Dampak tahun politik, BUMN dan Bank tidak mau sponsori IBF 2018

banner ads
Islamic Book Fair 2018 nampaknya turut menjadi korban dampak panasnya tahun politik. Event yang semestinya menjadi ajang membangun literasi bangsa melalui literasi Islami ini justru sangat disayangkan bila tak disambut baik oleh sebagian pihak.

Ketua IBF 2018, Muhammad Anis Baswedan mengatakan tahun ini panitia kesulitan mendapatkan sponsor dimana beberapa sponsor di IBF tahun-tahun sebelumnya justru tak bersedia menjadi sponsor kala ditawarkan oleh panitia. Adapun alasannya kenapa ia enggan menjelaskan lebih lanjut.

“Gak ada sponsor, gak tahu saya kenapa ditawarkan pada tidak mau, kenapa alasannya jangan diterusin nanti larinya ke politik jangan bawa IBF ini ke politik,” katanya kepada Kiblat.net saat ditemui di sekretariat IBF 2018, Sabtu, (21/04/2018).

Dia menjelaskan terlaksananya IBF 2018 tanpa sponsor merupakan pertolongan dari Allah Taala. Ia yakin apabila kalian menolong Allah, maka Allah menjamin semuanya.

“Dahulu BUMN dan bank-bank syariah turut memberikan sponsor tetapi untuk tahun ini tidak ada. Kita berharap IBF ini akan tetap selalu ada digelar setiap tahunnya,” pungkasnya.

Pantauan wartawan Kiblat.net di IBF 2018 sponsor-sponsor kian berkurang dari tahun sebelumnya. Bank konvensional syariah dan BUMN pun tak nampak di latar panggung utama dan disekeliling lokasi IBF. Media-media besar yang sebelumnya antusias pun tak lagi menjadi media partner di IBF 2018. Hal itu biasa nampak di event IBF tahun-tahun sebelumnya.

Sumber kiblat

Tidak ada komentar