Header Ads

Akhir bulan ini PKS gelar nobar film kekejaman PKI di lubang buaya

banner ads
Manjaniq.com - Menyambut akhir bulan September, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar nonton bareng (nobar) film G30S/PKI. Ketua DPP Fraksi PKS, Jazuli Juwaini menegaskan bahwa pemutaran film tersebut menjadi pembelajaran bangsa Indonesia atas sejarah kekejaman PKI.

“Film G30S/PKI sengaja kita tonton bersama-sama untuk menampilkan fakta sejarah kekejaman PKI dan upayanya dalam merongrong ideologi negara. Sekaligus untuk merenungi betapa besar pengorbanan para pahlawan, alim ulama, para jenderal dan rakyat Indonesia yang terbunuh akibat kudeta yang dilakukan PKI,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (19/09).

“Dan untuk menumbuhkan dan mengokohkan semangat nasionalisme dan bela negara. Khususnya untuk mengokohkan ideologi negara Pancasila dari pihak-pihak yang mengancam dan mengganti Pancasila sebagaimana pernah dilakukan oleh PKI di masa lalu,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, tempat untuk acara ini dilakukan tepat di hari peringatan 30 September di Monumen Lubang Buaya, Jakarta Timur. Menurutnya, Lubang Buaya menjadi tempat dan saksi sejarah kekejaman PKI terutama kepada tujuh pahlawan revolusi. Di sana, kata dia, juga ada museum atau diorama yang bisa menggambarkan peristiwa yang memilukan itu.

“Sehingga sekaligus kita ingin mengajak masyarakat luas untuk berziarah dan merenungi peristiwa G30S/PKI di tempat yang memang dibangun oleh negara sebagai monumen bersejarah peristiwa tersebut,” ungkapnya.

Dengan adanya acara ini, ia berharap supaya masyarakat semakin tumbuh kecintaannya kepada negara Indonesia, selalu waspada dengan berbagai upaya yang merongrong ideologi negara dari mana pun datangnya, serta waspada dari upaya memecah belah persatuan bangsa.

“Karena itulah diantara ciri dan strategi yang dilakukan oleh komunis di masa lalu,” tegasnya.

Acara yang rencananya dimulai bukul 12.00 WIB ini akan mengundang mengundang masyarakat luas. Selain itu akan diselenggarakan diskusi yang menghadirkan pelaku sejarah, purnawirawan TNI, pengamat sejarah, aktivis, ormas, serta tokoh-tokoh bangsa.

Sumber kiblat

Tidak ada komentar