Header Ads

Menpora bekukan dana anggaran Pramuka

banner ads
MANJANIQ.COM, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menahan anggaran untuk Pramuka karena menganggap ketuanya telah memberikan dukungan kepada organisasi HTI yang resmi dibubarkan pemerintah.

“Organisasi kepemudaan yang biasa dibantu Menpora sekarang tidak dibantu lagi, salah satu yang mengemuka di DPR tentang Pramuka. Sampai sekarang masih kita pending bantuannya. Sampai ada klarifikasi penjelasan. Ini tindak lanjut ketegasan dari Perppu Ormas kemarin,” kata Imam kepada wartawan di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Ahad (23/07), seperti dikutip dari Republika.co.id.

Diketahui, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menjadi korban pertama Perppu 2/2017 terkait Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). HTI dibubarkan karena menyuarakan ide Khilafah Islamiyah dan dianggap bertetangan dengan UUD 1945 dan Pancasila.

Imam mewanti-wanti organisasi kepemudaan (OKP) lainnya untuk tidak menyimpang. Apalagi, jika terjerumus dalam gerakan radikal. Ia mengancam OKP di bawah koordinasinya yang menyimpang akan mendapat hukuman. Bentuknya pembekuan dana bantuan tahunan.

Pria yang akrab disapa Cak Imam itu mengatakan, saat ini ada ratusan OKP yang ada di bawah koordinasi Kemenpora. Jumlah bantuan yang diterima pun cukup besar. Angkanya mencapai Rp 1 Miliar per tahun. “Lumayan kan, makanya (jangan menyimpang),” imbuhnya.

Sementara itu, Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwatir Nasional Pramuka dalam menyikapi tudingan tersebut menyatakan siap menghadap Menpora untuk melakukan klarifikasi.

“Kalau itu yang diinginkan beliau maka demi kepentingan Gerakan Pramuka, kedepan saya siap menghadap jika diminta menghadap olehnya, agar kegiatan Raimuna Nasional yang akan dihadiri oleh 15.000 pramuka penegak dan pandega yang akan hadir di Jakarta 3 minggu lagi bisa terlaksana dan juga tak dicampuradukkan lagi berlarut larut antara kepentingan Pramuka dengan hal pribadi,” jelasnya.

Sumber: Republika, Jpnn, kiblat

Tidak ada komentar