Header Ads

6 Terduga Teroris Tuban Tewas Ditembak, Komnas HAM : Penanggulangan Terorisme Menyimpang

banner ads
MANJANIQ.COM, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan penanggulangan terorisme di Indonesia sudah menyimpang. Tewasnya 6 terduga teroris di Tuban menunjukkan Densus 88 Polri telah menerapkan strategi perang.

“Kebijakan pemerintah melalui penegak hukum dalam penanggulangan terorisme di Indonesia sudah menyimpang,” kata Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution dalam pernyataan tertulis pada Ahad (09/04).

Dia menambahkan Densus 88 Polri cenderung sudah menerapkan konsep strategi "perang" dalam penaggulangan terorisme. Hal itu terlihat dengn cara-cara pembunuhan dan pembantaian yng dilakukan terhadap terduga teroris.

Sebaliknya, aparat tak melakukan langkah preventif yang sebenarnya dapat melumpuhkan. “Patut diduga telah terjadi praktik judicial killingoleh Densus 88 Polri,” tandas Meneger.

Kasus terbaru penindakan terhadap terduga teroris dilakukan Densus 88 di Tuban, Jawa Timur. Sebanyak enam orang ditembak oleh aparat korps burung hantu hingga tewas.

Maneger menilai aksi polisi tersebut tidak berbasis HAM dan bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM. Padahal terkiat penghormatan hak asasi manusia telah diatur dalam Peraturan Kapolri [Perkap] Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sumber kiblat

Tidak ada komentar