Header Ads

Stop Genosida Rohingya, Gerakan International Flotilla To Arakan Dideklarasikan

banner ads

Bandung – Sekian lama terjadi, genosida terhadap etnis Muslim Rohingya tak kunjung berakhir. Situasi itu mendorong aktifis kemanusiaan mendeklarasikan misi International Flotilla To Arakan.

Sejumlah aktifis kemanusiaan Indonesia hari ini, Rabu (22/03), mendeklarasikan International Flotilla To Arakan (IF2A) di Bandung. Gerakan ini mengusung misi advokasi.

“International Flotilla To Arakan adalah sebuah gerakan untuk mengadvokasi terhadap komunitas muslim etnis Rohingya di Myanmar,” kata ketua International Flotilla To Arakan, Tatan Ahmad Santana saat deklarasi di Graha Harmoni, Bandung, Selasa (22/03).

Tatan menambahkan bahwa selama ini di Arakan terjadi genosida dan pembersihan etnis terhadap muslim Rohingya. Pelakunya adalah kelompok Budha garis keras, dan diduga didukung oleh rezim Myanmar.

“Hari ini kita bergabung di sini yang pertama tujuan kita adalah menyatukan visi misi juga gerakan kita untuk melakukan bantuan semaksimal mungkin untuk etnis Rohingya,” imbuhnya.
Tatan menambahkan bahwa International Flotilla To Arakan bukan hanya melakukan donasi dan bantuan kemanusiaan. 

Lebih dari itu, gerakan tersebut juga diharapkan menjadi magnet agar mendorong gerakan lain di berbagai negara sehingga semakin besar dan memberikan tekanan pada pemerintah.

Sejauh ini International Flotilla To Arakan telah memiliki perwakilan di Malaysia dan Indonesia. Misi ini rencananya juga akan memiliki cabang di negara-negara lain, minimal di Asia Tenggara.

Perwakilan tiap negara, Tatan menambahkan, nantinya perwakilan di tiap negara itu diharapkan akan melobi pemerintah masing-masing. “Agar pemerintah di negara masing-masing itu melakukan tekanan diplomatik terhadap Myanmar,” ujarnya.

“Agar Myanmar bisa memastikan tidak ada lagi genosida, tidak ada lagi etnis cleansing di Arakan Myanmar barat, khusunya bagi etnis Rohingya,” pungkasnya.

Sumber :
kiblat.net 

Tidak ada komentar