Header Ads

Upaya Menutupi Sidang Kasus Ahok Tak Bisa Dilanjutkan

banner ads
Manjaniq.com -Pakar telematika, Roy Suryo menyebut ada upaya menutup-nutupi proses persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Namun, hal itu kini sudah tak bisa dilanjutkan lagi.
 
Roy Suryo menyebut sejak awal sidang kasus dugaan penodaan agama oleh Ahok memang diusahakan untuk tidak disiarkan secara langsung. Pihak-pihak terkait, menurutnya, mengeluarkan berbagai alasan agar persidangan Ahok agar persidangan terbuka itu tidak ditayangkan secara langsung.
Namun, pakar telematika itu menilai tim Ahok sudah tak lagi bisa untuk menutup-nutupi jalannya persidangan. “Karena pada sidang keenam hingga kedelapan kemarin media sudah tidak hanya membuat tulisan saja, tetapi juga merekam suara,” ungkapnya dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, Sabtu (04/02).
Roy menambahkan, hal itulah yang membantu mengungkap ada upaya untuk penyangkut-pautan KH Ma’ruf Amin dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan kasus penodaan agama. Seperti diketahui, Kiai Ma’ruf dihadirkan dalam persidangan kedelapan sebagai saksi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Selasa (31/01) lalu.
Di persidangan tersebut, Ahok mengutip pemberitaan media online yang memberitakan terjadinya percakapan antara KH Ma’ruf Amin dan SBY pada oktober 2016. Kiai Ma’ruf membantah percakapan itu terkait pandangan keagamaan MUI dalam kasus penodaan agama oleh Ahok.  Atas dasar itu Ahok menyebut Rais Aam PBNU berbohong.
“Tapi yang menarik adalah kemudian ada upaya disangkut-pautkan saksi kiai dengan kasus lainnya,” ujar Roy.
Ahok telah menuding Kiai Ma’ruf menutupi latar belakang dia yang pernah menjadi angota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era SBY.  “Saya juga keberatan tapi itu adalah hak saudara saksi, setelah dibuktikan akhirnya meralat pada 7 Oktober bertemu paslon no 1, jelas-jelas untuk mau menutupi riwayat hidup pernah menjadi wantimpres Pak SBY’,” kata Ahok di persidangan.
“Tidak ada kaitannya antara KH Ma’ruf Amin sebagai wantimpres SBY dengan kasus ini sama sekali,” pungkas Roy.
Sumber : kiblat

Tidak ada komentar