Header Ads

Raja Salman Kucurkan Dana Investasi ‘Wah’ Senilai 25 Miliar USD / Rp 332,5 Triliun Untuk Indonesia

banner ads
Pemerintah Indonesia telah memastikan kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Alu Saud. Kedatangan Raja Salman ke Indonesia diagendakan dari tanggal 1-9 Maret 2017.
Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa kunjungan ini adalah kunjungan yang bersejarah, mengingat kunjungan terakhir Arab Saudi ke Indonesia terjadi pada 1970, atau 47 tahun silam.
“Ini adalah kunjungan yang sangat bersejarah bagi kami,” ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan, mengenai rencana kedatangan raja Arab Saudi ini.
Dalam kunjungan ini, pemerintah Indonesia akan mendapatkan dana investasi “wah” dari pemerintah Arab Saudi. Salah satunya kerja sama perusahaan minyak Saudi, Aramco, dengan Pertamina senilai USD 6 miliar (sekitar Rp 79,8 triliun) untuk pengembangan kilang minyak di Cilacap.
Selain itu, secara keseluruhan, diharapkan investasi yang bisa masuk dari Saudi mencapai USD 25 miliar atau sekitar Rp 332,5 triliun, demikian seperti dikutip dari dw, Kamis (23/2/2017).
Indonesia berharap kunjungan ini akan membantu hubungan lebih lanjut antara perusahaan energi milik negara Pertamina dan Aramco milik Arab Saudi yang bekerja sama untuk meningkatkan kinerja di kilang Cilacap, ditambah dengan kerjasama di bidang-bidang lainnya. “Kami menargetkan investasi,” ujar kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong kepada wartawan.
Indonesia juga berharap, Arab Saudi membantu untuk mempromosikan Islam yang moderat melalui program demikian ujar Pramono Anung. Selain itu, diharapkan pula adanya perjanjian dengan Arab Saudi dalam meningkatkan frekuensi penerbangan dari Timur Tengah ke Indonesia dan jumlah wisatawan.
Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M.Fachir mengatakan, “Kedatangan Raja Saudi ini juga merupakan promosi tersendiri, dan mudah-mudahan ini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Timur Tengah.”
Tambahan lagi, Indonesia ingin memanfaatkan  kunjungan Raja Salman ini  untuk meningkatkan kuota tahunan jamaah haji, dan meningkatkan pelayanan kesehatan dan keamanan peziarah Indonesia di Arab Saudi. (azman)
sumber : fokusislam

Tidak ada komentar