Header Ads

Kementerian Israel Sahkan RUU Larangan Adzan Pakai Pengeras Suara

banner ads
Manjaniq.com--Kementerian Israel membuat RUU larangan mengumandangkan Adzan mengunakan pengeras suara. RUU ini telah disetujui oleh Komite Menteri Legislasi dan akan dilakukan  pemungutan suara oleh parlemen.
Dilansir dari Maannews pada Ahad, (12/02), mengumandangkan Adzan dengan pengeras suara akan dilarang antara pukul 23.00 hingga 07.00 waktu Israel. Draft RUU larangan adzan yang telah disetujui oleh Komite Menteri Israel tersebut, berlaku di seluruh masjid di Israel dan Jerrusalem Timur.

RUU tersebut akan diserahkan kepada Knesset atau Perlemen Israel pada hari Rabu, (13/02) dan akan melewati tiga putaran pemungutan suara sebelum dinyatakan legal secara hukum. Pelangggaran  atas aturan tersebut akan didenda sebesar 10.000 shekel atau  2,665 Dollar sebanding dengan 34 juta Rupiah.

Dalam draft RUU, tidak disebutkan agama tertentu yang jadi target pelaksaan aturan baru Israel. Namun sejumlah kritikus mengatakan, bahwa secara khusus larangan tersebut turut mempengaruhi salah-satu waktu Ibadah wajib kaum Muslimin yaitu solat Subuh.

RUU itupun dikenal sebagai “hukum muazin”, karena dianggap membungkam adzan yang selama ini dikumandangkan melalui pengeras suara yang terpasang di menara-menara masjid.

Draft aturan tersebut juga sempat ditolak oleh umat Yahudi. Pasalnya orang-orang Yahudi terbiasa membunyikan sirine di rumah ibadah saat matahari terbenam pada hari Jumat. Suara itu untuk menandai dimulainya hari Sabath atau Sabtu, hari yang dimuliakan oleh umat Yahudi.

sumber : kiblat

Tidak ada komentar