Header Ads

Barcoding dan Verifikasi Adalah Momok Menakutkan Sebelum Adanya UU PERS

banner ads
Manjaniq.com – Verifikasi Media oleh Dewan Pers sudah dilakukan sejak 2010 lalu, tepatnya  Deklarasi Palembang yang dihadiri oleh perusahaan-perusahaan besar media di Indonesia.
 
Barcoding ini baru muncul belakangan, karena dinilai adalah upaya Dewan Pers untuk menangkal hoax. Namun sejatinya, barcoding dan verifikasi ini dinilai seperti momok menakutkan sebelum adanya UU PERS yang mengatur kebebasan Pers.

Hal itu diungkapkan oleh Asep Komarudin, Kepala Divisi Riset dan Pengembangan Jaringan di LBH PERS.

“Mandat dari Dewan Pers sebagaimana dituangkan dalam pasal 15 UU pers, bahwa salah satu tugasnya hanyalah untuk mendata Perusahan pers, hanya itu,” ujar Asep di Kantor LBH PERS, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (9/2).

“Tapi ketika sampai mengeluarkan barcode, atau lisensi, ini seperti zaman dulu ketika media yang tidak memiliki SIUP maka tidak boleh terbit, ini jadi momok menakutkan zaman dulu,” lanjutnya.
Dalam konfrensi pers tanggapan soal barcode Dewan Pers itu, ia mengatakan bahwa Dewan Pers sudah melewati mandatnya untuk melakukan Justifikasi terhadap media.

“Yang kita khawatirkan dari adanya barcoding dan verifikasi media ini adalah kepada tanggapan masyarakat, narsum dan juga aparat penegak hukum, bisa jadi tafsiran mereka dengan tidak adanya barcode ini, media tersebut tidak dilindungi oleh UU PERS, sehingga bisa dilakukan penindakan,” ungkapnya.

Narasumber pun bisa jadi melihat sebelah mata kepada media yang tidak memiliki barcode itu, sementara hak media adalah meminta pendapat terhadap narsum untuk kepentingan cover both side misalnya.

Karenanya, LBH PERS meminta kepada Dewan Pers untuk lebih berhati-hati dalam mengeluarkan regulasinya mengenai hajat masa depan Pers itu sendiri.

“Dewan pers kan seharusnya melindungi Perusahaan-perusahaan pers, dan insan pers, serta kebebasan pers itu sendiri, bukan sampai menghasilkan bentuk justifikasi, lisense atau barcode seperti ini,” pungkasnya.

Sumber : kiblat

Tidak ada komentar