Header Ads

Trump Umumkan Perang Terhadap Media AS

banner ads
MANJANIQ.COM, Washington – Presiden baru Amerika, Donald Trump, Senin (23/01), menggambarkan bahwa wartawan sebagai manusia paling banyak berbohong, menipu dan menyesatkan.
 
Dia menyatakan dengan jelas perang terhadap media.

Dalam konferensi pers pertam pada Senin, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan bahwa pemerintah AS akan memintai pertanggungjawaban para wartawan..
Tampaknya, ini merupakan tanda awal perang yang digulirkan Trump kepada media-media AS. Trump menuduh media menyesatkan opini publik dalam memberitakan jumlah yang menghadiri upacara pelantikannya pada Jumat lalu.

Media-media AS membandingkan beberapa gambar yang menunjukkan jumlah orang yang menghadiri pelantikan Obama pada 2009 jauh lebih banyak daripada pelantikan Trump.

Media AS membandingkan gambar dua pelantikan presiden itu setelah juru bicara Trump mengatakan bahwa jumlah orang yang hadir dalam pelantikan Jumat itu sangat banyak dan belum pernah terjadi dalam sejarah pelantikan presiden AS.

Berita tersebut membuat Trump marah besar kepada pers. Dia menuduh media menyajikan gambar menyesatkan saat pelantikannya.

Presiden baru AS itu kemudian muncul dalam video mengatakan, “Saya berperang melawan media .. Mereka manusia paling banyak menipu dan menyesatkan di muka bumi.”

Tak hanya Trump, serangan kepada media juga dikeluarkan Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer. Dalam konferensi pers pertama di Gedung Putih. Dia menuduh wartawan dengan menyebarkan berita palsu.

Selama konferensi itu Spicer mengeluarkan kata-kata dengan dana tinggi. Dia meninggalkan ruang konferensi tanpa memberi kesempatan wartawan untuk bertanya.

Sumber: Al-Jazeera,kiblat

Tidak ada komentar