Header Ads

Terungkap Kristenisasi Melalui Pernikahan Di Jogja Sudah Yang Ke 741 kali

banner ads
Manjaniq.com--Kritenisasi melalui pernikahan dengan dalil nikah beda agama sudah di lakukan yang ke 741 di gereja brayat minulya yogyakarta, seperti yang di foto yang diunggah akun facebook ahmad nurcholish (8/1/17).




Begitu juga akun facebook riisa arshiya rubeina juga membenarkan adanya pasangan nikah beda agama yang ke 741 tersebebut.

Banyak netizen yang berkomentar dalam acara tersebut,

Tidak kali ini aja kristenisasi melalui pernikahan dilakukan para misionaris dalam memurtadkan umat islam.

seperti yang di lansir media online baitulmaqdis.com menjelaskan misi terselubung kritenisasi.

Misi Terselubung Kristenisasi

Bagi siapapun yang ingin menikah beda agama dengan umat Kristen, waspadalah terhadap misi kristenisasi yang sangat terbuka lebar. Menurut Abu Deedat, ini adalah strategi nyata dari Kristenisasi lewat perkawinan. “Modusnya sang lelaki pura-pura masuk Islam agar bisa menikahi muslimah,” ujar Abu Deedat kepada media, Kamis (30/1/2014).

Ketika sudah menikah, pria Kristen yang pura-pura masuk Islam akan kembali ke ajaran Kristennya, sang muslimah akan dihadapkan pada dua pilihan berat, ikut pindah agama bersama suaminya atau diceraikan.

“Berat bagi muslimah yang lemah imannya jika harus menyandang status janda, apalagi kalau sudah mengandung,” jelasnya.

Menurut Abu Deedat, dalam masa-masa awal pernikahan itu, biasanya sang muslimah akan dicuci otaknya dengan doktrin yang menjelek-jelekkan Islam. Terutama menggunakan isu seperti poligami, Islam tidak penyayang, dan mengangkat citra buruk umat muslim lainnya.

Abu Deedat juga berpesan agar masyarakat mewaspadai betul strategi Kristenisasi lewat jalur pernikahan. Kasus seperti ini, menurutnya, sudah banyak terjadi. Abu Deedat berpesan kepada para orangtua agar tidak terlalu mudah percaya jika ada pria non muslim yang bersedia masuk Islam untuk menikahi putrinya.

“Mereka agresif menyebarkan Kristen, dan kepada kaum Muslimah agar dijaga pergaulannya dengan lelaki non muslim, sebab bisa jadi mereka punya motif mengkristenkan anda,” terang kristolog yang aktif di Majelis Tabligh PP Muhammadiyah ini.

rep : arsya

Tidak ada komentar