Header Ads

Pemuda Muhammadiyah Buka Posko Pengaduan ASN Korban Rente Jabatan

banner ads
MANJANIQ.COM, Jakarta – Sebagai ujung motor pembangunan, Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan untuk tetap bersih. Karenanya, Madrasah Anti Korupsi (MAK) Pemuda Muhammadiyah membuka posko pengaduan bagi ASN korban praktik rente jabatan.
 
“ASN ini kan penting karena ASN ini kan motor dan mesin pembangunan kami mendorong mereka bersih,” kata ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Senin (23/01).

Akan tetapi, lanjut Dahnil, praktik jual beli atau rente jabatan begitu mencolok terjadi di birokrasi. Atas dasar itu, MAK ingin membantu pemerintah dalam mengungkap praktik rente ASN dengan membuka posko aduan.

“Pemuda Muhammadiyah akan membuka posko pengaduan praktik rente ASN,” ujarnya.

Dahnil menerangkan bahwa posko tersebut nantinya akan menjadi tempat pengaduan bagi para ASN yang menjadi korban praktik rente. Posko tersebut nantinya akan tersebar di pimpinan wilayah dan pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Selain itu, pimpinan pusat Pemuda Muhammadiyah juga siap menerima aduan yang sama.

Pemuda Muhammadiyah menjamin akan merahasiakan identitas para pengadu. Selanjutnya, data pengaduan akan dikumpulkan dan disampaikan ke pemerintah.

“Kami akan sampaikan ke pemerintah dalam hal ini pembina langsung dari ASN ini, yaitu presiden,” tandas Dahnil.

Angka praktik rente jabatan di Indonesia sendiri sangat tinggi. Data dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyebutkan bahwa praktik jual beli jabatan birokrasi di daerah mencapai 90 persen.

Sumber : kiblat

Tidak ada komentar