Header Ads

OKI Akan Kirim Delegasi tingkat tinggi Kunjungi Muslim Rohingnya di Nyanmar

banner ads
Manjaniq.com--Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Kamis (19/01), memutuskan mengirim delegasi tingkat tinggi ke Arakan, Myanmar, untuk bertemu dengan pejabat pemerintah dan warga minoritas Rohingya yang mengalami kekerasan.

Keputusan itu sebagaimana disebutkan dalam pernyataan akhir pertemuan yang diadakan oleh para menteri luar negeri OKI pada Kamis di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur. Pertempuran tersebut membahas isu Muslim Rohingya.

OKI juga menyeru anggotanya bergabung bersama upaya masyarakat internasional untuk menghapus segala pembatasan kebebasan di wilayah Arakan. Anggota OKI juga diseru segera mengirim bantuan kemanusiaan kepada warga Rohingnya untuk meringankan penderitaan mereka.

Organisasi persatuan negara-negara Muslim itu menyatakan keprihatinan atas tindak kekerasan, pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran terhadap minoritas Muslim Rohingya, dan pelanggaran hukum kemanusiaan dan internasional di wilayah Arakan.

OKI mendesak pemerintah Myanmar mengambil langkah-langkah efektif untuk mencegah terulangnya pelanggaran tersebut dan menerapkan hukum serta memberi keamanan untuk semua warganya tanpa diskriminasi. Pemerintah Myanmar didesak melindungi hak-hak setiap individu untuk hidup dan perjalanan tanpa rasa takut atau penganiayaan atas dasar agama atau etnis.

Lebih lanjut, OKI juga mendesak Pemerintah Myanmar untuk menghilangkan akar penyebab di balik krisis. Hak minoritas warga Muslim Rohingnya untuk mendapat kewarganegaraan tidak boleh dilanggar. Mereka juga tidak boleh dilarang bekerja atau memiliki aset.

Pernyataan OKI tersebut memperingatkan kemungkinan infiltrasi elemen ekstremis ke tengah warga Rohingnya jika pemerintah tidak segera menghentikan praktek pelanggaran.
BACA JUGA  Musibah Rohingnya Adalah Musibah Kaum Muslimin

Tidak lupa, OKI menyeru anggotanya memperhatikan para pengungsi Rohingnya yang terkatung-katung di luar Myanmar. Harus diambil langkah-langkah segera untuk menyelamatkan mereka.


Sumber: Al-Jazeera,kiblat

Tidak ada komentar