Header Ads

Ketua DPD FPI Jakarta, Habib Muchsin dilaporkan Kepolisi Oleh Kuasa Hukum Ahok

banner ads
Manjaniq.com--Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Muchsin dilaporkan kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan memberikan keterangan palsu.

Muchsin yang juga jadi saksi pelapor Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama diduga telah memberikan kesaksian palsu dalam persidangan, karena tidak bisa membuktikan adanya pesan singkat atau telepon dari warga Kepulauan Seribu.

"Dia (Muchsin) bilang SMS-nya sudah dihapus, nomor teleponnya tidak dicatat. Apa benar dari Pulau Seribu? Dia bilang juga tidak kenal, tidak bisa membuktikan bahwa orang-orang itu dari Pulau Seribu," kata salah seorang pengacara Ahok, Wayan Sudirta di Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

Selain itu, kuasa hukum Ahok juga memperkarakan keterangan Muchsin di persidangan yang menyebut bawha dirinya mewakili 39 organisasi masyarakat dalam melaporkan Ahok. Wayan menyebut, Muchsin tidak bisa membuktikan hal tersebut.

"Dia tak bisa buktikan ketika kita tanya datanya bahwa dia mewakili 39 ormas," tuturnya seperti diberitakan RMOLJakarta.com.

Karenanya, Wayan menyebut bahwa Muchsin sudah melanggar hukum karena memberikan keterangan palsu, padahal Muchsin sudah disumpah sebelum bersaksi.

"Bagaimana bisa saksi-saksi seperti ini dibiarkan terus menerus. Hak Pak Ahok terganggu, karena ada peradilan ini, hak untuk kampanyenya hilang. Itu kan pelanggaran hak asasi," ucapnya. [ian]

sumber : rmol

Tidak ada komentar