Header Ads

Pemuda Muhammadiyah Berharap JPU Patahkan Eksepsi Ahok

banner ads
Manjaniq.com--Sidang Kedua kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan dilanjutkan hari ini Selasa (20/12). Agendanya adalah tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan (eksepsi) terdakwa dan penasehat hukumnya.

Sekertaris Umum Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman berharap agar dalam sidang kedua ini JPU mampu mematahkan eksepsi terdakwa.

“Sebagai pelapor kami berharap dalam persidangan besok JPU memberikan jawaban-jawaban yang dapat mematahkan eksepsi terdakwa dan penasehat hukumnya,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Senin (19/20).

“JPU jangan menciderai rasa keadilan, dengan jawaban yang lemah atas unsur dan dalil dalil pasal 156a KUHP,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, ketika kejaksaan menyatakan kasus ini P21 berarti JPU sudah yakin bahwa kasus ini memenuhi unsur pidana penistaan agama. Maka, JPU harus meyakinkan majelis hakim dengan memberikan argumen hukum yang kuat.

“Kami yakin JPU akan melakukan itu. JPU adalah wakil pelapor dan masyarakat pencari keadilan yang sangat mendambakan penegakan hukum dalam kasus ini,” tuturnya.

sumber : kiblat.net

Saat ini, kata dia, harapan keadilan untuk menghukum Ahok ada di JPU. Maka JPU harus menggunakan semua kompetensi mereka untuk memastikan tuntutan pelapor terwakili dengan baik.

“Bila tidak JPU bisa dianggap justru mengkhianati publik yang melaporkan,” tukasnya.

Tidak ada komentar