Header Ads

Masjid Darussalam Kota Wisata sentral Islamisasi

banner ads
Manjaniq.com--Masjid Darussalam, Kota Wisata Cibubur mencanangkan diri sebagai pusat Islamisasi. Dalam rentang waktu tiga bulan, sebanyak 173 orang nonmuslim  mengucapkan dua kalimat syahadat di masjid, di tengah perumahan elit itu.
Ketua Yayasan Masjid Darussalam Zahrul Anwar Eka Buana, mengungkapkan bahwa Mualaf Center Masjid Darussalam didirikan pada bulan Ramadhan 1437 Hijriyah lalu. Awalnya, Mualaf Center tersebut didirikan untuk mengantisipasi kristenisasi di kawasan Kota Wisata Cibubur. “Semakin hari semakin banyak gereja-gereja liar,” ujarnya.

Masjid Darussalam kemudian membuat sejumlah program untuk memperluas syiar Islam. Di antaranya, pengurus masjid kerap mengundang berbagai ulama untuk memberikan penjelasan tentang Islam.

“Termasuk mengundang orang nonmuslim berdiskusi supaya tahu tentang Islam,” kata Zahrul.

Mualaf Center Masjid Darussalam pun menyediakan sejumlah layanan bagi orang-orang yang baru masuk Islam. Selain memberikan pembelajaran dan pemahaman ilmu keislaman, mereka juga menyediakan rumah singgah.

Menurut Zahrul, dengan adanya rumah singgah itu diharapkan para mualaf yang terusir dan belum memiliki penghidupan yang layak akan mendapatkan tempat tinggal sementara. Bahkan, Mualaf Center Masjid Darussalam juga membantu para mualaf untuk mendapatkan jodoh.

Menurut catatan pengurus, dalam tiga bulan terkahir telah ada sebanyak 173 orang yang menyatakan keislaman di Masjid Darussalam. “Hampir setiap hari ada yang masuk Islam,” kata Zahrul.

“Kami ingin menjadikan Kota Wisata ini sentral Islamisasi,” pungkasnya.

sumber : kiblat.net

Tidak ada komentar