Header Ads

Dua Ribu Warga Berhasil Dievakuasi dari Aleppo Timur

banner ads
Manjaniq.com--Setelah sempat terhenti akibat ulah milisi Syiah, proses evakuasi warga Aleppo pada Kamis (15/12) kembali dilanjutkan. Diperkirakan sebanyak 2000 warga di Aleppo Timur sudah dipindahkan ke wilayah oposisi di Aleppo Barat.

Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, gelombang pertama berhasil mengeluarkan sekitar 1200 warga sipil, yang terdiri dari anak-anak, wanita, lansia dan korban luka, dari wilayah Aleppo Timur yang terkepung. Mereka dipindahkan melalui jalur kemanusiaan menuju wilayah oposisi lainnya di Aleppo.

Tepatnya pada Kamis siang, bus-bus dan ambulan kembali ke Aleppo Timur untuk mengevakuasi tahap kedua. Diperkirakan sebanyak 800 warga dievakuasi dalam gelombang kedua ini.

Jumlah kendaraan yang digunakan dalam evakuasi tahap dua ini lebih sedikit dari sebelumnya. Menurut laporan wartawan Al-Jazeera, evakuasi lanjutan ini melibatkan 15 bus dan delapan ambulan untuk mengangkut warga yang terluka dan sakit.

Saat berita ini dibuat, armada evakuasi kembali bertolak menjemput warga di Aleppo Timur lainnya dalam gelombang evakuasi ketiga. Namun belum diketahui apakah evakuasi gelombang ketiga ini berangkat dari Aleppo Timur malam ini juga atau menunggu pagi.

Sebelumnya ditargetkan, antara 3000 hingga 4000 warga sudah dievakuasi dari Aleppo Timur sepanjang Kamis.

Prioritas evakuasi, sebagaimana kesepakatan antara rezim dan oposisi, korban luka dan sakit serta anak-anak yatim.

Proses pemindahan ini sempat terhambat akibat ulah milisi Syiah. Ketika rombongan yang mengangkut korban luka bergerak keluar Aleppo, milisi Syiah menembaki. Dilaporkan, seorang petugas tewas dan sejumlah lainnya akibat pelanggaran gencatan itu.

Dengan demikian, diperkirakan masih terdapat puluhan ribu warga dan pejuang di Aleppo Timur. Menurut informasi, sebagian pejuang memilih bertahan dan melakukan perlawanan sampai titik darah terakhir.


Sumber: Al-Jazeera/kiblat.net

Tidak ada komentar