Header Ads

Pembantaian Muslim di Rohingya, Bernard Abdul Jabbar : Sikap Pemerintah Kita Lemah

banner ads
Manjaniq.com--Sekjen Komite Advokasi untuk Muslim Rohingya Arakan (KAMRA), Bernard Abdul Jabbar mengatakan bahwa pemerintah Indonesia lemah dalam membantu Muslim Rohingya. Padahal, mereka telah mengalami pembantaian oleh pemerintah setempat.
 
“Pemerintah kita dari dulu tidak pernah peduli. Jangankan untuk yang di Myanmar, Rohingya, belasan ribu pengungsi dari Rohingya yang di sini saja tidak terurus dengan baik,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (21/11).

“Inilah yang kemudian sikap pemerintah kita agak lemah. Bahkan bukan hanya pemerintah kita, tetapi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pun sangat lemah sekali,” sambungya.

Ia juga mempertanyakan mengapa pemerintah Indonesia tidak mengupayakan untuk melakukan perdamaian untuk Muslim Rohingya. Mengingat bahwa jutaan ummat Islam Myanmar melarikan diri dari negeri mereka sendiri karena dibantai.

“Kenapa mereka tidak bisa mengupayakan melakukan perdamaian, dan menghentikan kekejian, bahkan sudah ratusan bahkan jutaan pengungsi dari Rohingya yang keluar dari negeri mereka. Bahkan mereka juga terdampar di pulau-pulau termasuk di Indonesia,” tandasnya.


sumber: kiblat.net

Tidak ada komentar