Header Ads

Daulah Islamiyah (ISIS) Serang Perayaan Agama Syiah

banner ads


Manjaniq.com--Perayaan Arbaeen (upacara 40 hari setelah hari Asyura) orang-orang Syiah diwarnai dengan aksi bom bunuh diri di Kabul.


Dalam hal ini, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di dalam masjid Syiah yang sedang digelar perayaan Arbaeen. Aksi ini berhasil menewaskan 27 orang Syiah dan melukai puluhan lainnya.

Namun, pihak PBB mengkonfirmasikan bahwa korban tewas mencapai 32 orang dan lebih dari 50 lainnya mengalami luka-luka.

Menurut laporan pada Selasa (22/11), ledakan ini terjadi di masjid Baqir al-Uloom di wilayah Darul Aman ketika orang-orang Syiah sedang berkumpul.

Kepala polisi Kabul, Fraidoon Obaidi mengatakan bahwa seorang pembom bunuh diri telah berbaur di antara kerumunan di lantai pertama sebelum meledakkan diri.

Sementara itu, seorang warga Syiah yang mengikuti perayaan tersebut membeberkan bahwa masjid tersebut penuh dengan darah setelah ledakan.

“Saya mendengar ledakan dan debu menutupi seluruh tempat ibadah orang Syiah,” kata Nadir Ali yang mengikuti Arbaeen kepada kantor berita AFP.

“Ketika debu mulai menghilang, aku melihat masjid itu penuh dengan darah dan daging. Aku terluka di bagian pinggang dan harus merangkak saat keluar dari masjid,” tambahnya.

Terkait aksi penyerangan ini, kelompok Daulah mengaku bertanggung jawab dalam sebuah pernyataan melalui situs Amaq, setelah Taliban menyatakan tidak terlibat.

Perayaan Arbaeen sendiri merupakan akhir dari masa berkabung orang-orang Syiah atas kematian Imam Hussein mereka yang tewas dalam sebuah pertempuran.

Perlu diketahui, persentase orang Syiah di Afghanistan saat ini mencapai 15-20 persen dan mayoritas dari mereka menganut paham Syiah Imamiyah walaupun ada sebagian kecil yang menganut paham Syiah Islmailiyah.

Sumber: Al-Jazeera
Sumber 2: kiblat.net

Tidak ada komentar