Header Ads

Beredar Meme Kocak Parade Bhineka Tunggal Ika, Asli dan Editan

banner ads
 Manjaniq.com--Acara Parade Bhineka Tunggal Ika yang digelar Ahad (19/11) di Jakarta. Sempat dikabarkan akan diikuti oleh ratusan ibu orang, hanya ratusan orang yang datang dalam kegiatan itu.

Sebelum Parade Bhineka Tunggal Ika digelar, sempat beredar pesan di media sosial bahwa acara itu akan diikuti ratusan ribu orang. Hingga, muncul anggapan bahwa kegiatan itu merupakan tandingan dari Aksi Bela Islam II yang dilaksanakan 4 November lalu.

Sejumlah foto dan informasi seputar acara itu pun segera tersebar di dunia maya. Gambar seputar peserta bayaran hingga taman yang rusak saat acara beredar di tengah-tengah netizen, menyertai berita kegiatan yang digadang-gadang akan berlangsung meriah itu. Tak ketinggalan, bermunculan pula meme-meme terkait Parade Bhineka Tunggal Ika.

Seperti meme di bawah, yang menunjukkan berita saat konferensi pers sehari sebelum acara itu dilaksanakan. Panitia Parade Bhineka Tunggal Ika sesumbar bahwa acara akan dihadiri ratusan ribu orang, tapi kenyataannya hanya ada ratusan peserta.

“Unik, ternyata parade Bhineka Tungal Ika disertai aksi sulap,” demikian tulisan dalam meme tersebut.


Masih soal jumlah, ada netizen bernama @evndari yang  menampilkan daerah sekitar patung kuda penuh sesak dengan warna merah. Ia mengklaim bahwa itu warga yang mengikuti acara. “Jakarta milik bersama, aneka warna, bhineka tunggal ika @jktke2aja,” tulisnya. Ternyata, photo tersebut bukan massa yang mengikuti parade Bhineka Tunggal Ika. Namun kampanye PDIP pada tahun 1999 lampau.


Netizen tak berhenti sampai disitu, bahkan ada meme yang mengkaitkan pelantikan Ahok jadi gubernur dan parade Bhineka Tunggal Ika dengan hari toilet sedunia.

Beredar pula meme yang membandingkan acara Aksi Damai Bela Islam (411) dan parade Bhineka Tunggal Ika (1911). Di acara 411, tampak barisan massa yang membentengi rumput agar tidak terinjak, dikhawatirkan jadi sorotan media mainstream. Tapi saat 1911, beberap orang dengan santainya duduk-duduk di atas taman, bahkan ada pula yang tertidur pulas.


Reporter: Taufiq Ishak
sumber : kiblat.net

Tidak ada komentar