Header Ads

Pemerintah Saudi Laksanakan Hukum Qishash Mati Terhadap Putra Mahkota

banner ads
Manjaniq.com--Riyadh,Pemerintah Saudi, Selasa (18/10), melaksanakan hukum qishash mati terhadap anggota keluarga kerajaan atas kejahatan pembunuhan Desember 2012 silam. Vonis mati ini dijatuhkan karena keluarga korban menolak nyawa keluarganya diganti denda.
 
Menurut pernyataan Departemen Dalam Negeri Saudi yang dirilis kantor berita resmi Saudi, hukuman qishash ini dilaksanakan setelah keluar surat perintah dari Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz. Adapun anggota keluarga kerajaan itu bernama Putra Mahkota Turki bin Turki bin Su’ud Al-Kabir.

Depdagri menjelaskan, Turki yang berkebangsaan Saudi telah membunuh Adil bin Sulaiman bin Abdul Karim Al-Muhaimid, juga warga Saudi. Pembunuhan itu dilakukan dengan senjata api saat tawuran.

Pihak berwenang, lanjut pernyataan tersebut, berhasil menangkap palaku kemudian dilanjutkan dengan penyidikan.

Pelaku selanjutnya dihadapkan ke Pengadilan Tinggi dan hakim memutuskan hukuman mati dengan cara diqishash. Pelaksanaan vonis ini setelah keluar surat perintah dari Raja.

“Hukuman qishash mati telah dilaksanakan terhadap pelaku pada hari Selasa di kota Riyadh,” tulis pernyataan Depdagri Saudi.

Kementerian Dalam Negeri Saudi menegaskan, pelaksanakaan eksekusi ini diumumkan untuk menunjukkan kesungguhan kerajaan Saudi menjaga keamanan, melaksanakan keadilan dan menegakkan hukum-hukum Allah bagi siapa yang melanggar.


Sementara itu, dalam pernyataan pertama dari salah satu Putra Mahkota, Khalid Alu Su’ud, mengatakan melalu akun twitternya, “Ini adalah Syariat Allah dan inilah langkah negara kami yang diberkait…semoga yang dibunuh dan pembunuh dirahmati oleh Allah”.[alfafd.org/kiblat.net]

Tidak ada komentar