Header Ads

Tolak Pemimpin Kafir, Habib Rizieq: Ayat Suci akan Selalu di Atas Ayat Konstitusi

banner ads
Manjaniq.com-Jakarta – Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab memperingatkan agar kaum muda tak termakan jargon yang menyesatkan. Ia menegaskan, ayat suci (Al-Quran, red) selalu berada di atas ayat-ayat konstitusi.
 
Pernyataan itu disampaikan Habib Rizieq mengingat jelang pelaksanaan Pilkada, marak beredar jargon orang kafir boleh memimpin muslim. Habib Rizieq memperingatkan umat Islam agar tak termakan jargon tersebut.

“Jangan sampai anak muda termakan dengan jargon-jargon yang menyesatkan,” kata Habib Rizieq saat berbicara di Tabligh Akbar dan Doa Bersama untuk Ibukota di Masjid Istiqlal, Ahad (18/09).

Habib Rizieq mengaku pernah diperingatkan agar tak mengkritik konstitusi, terutama terkait pemimpin non muslim. Undang-undang di Indonesia membolehkan orang kafir menjadi kepala daerah. Sementara Islam mengharamkannya.

Dia menegaskan bahwa dia menolak peringatan itu. “Ayat suci akan selalu di atas ayat konstitusi,” tegas Imam Besar FPI itu.

Habib Rizieq menambahkan bahwa konsitusi merupakan produk akal manusia. Keberadaannya tak boleh bertentangan dengan ayat suci yang merupakan wahyu tuhan.

Dia pun mengajak umat Islam untuk mendengarkan dan patuh pada undang-undang yang sejalan dengan wahyu ilahi. Sementara, konstitusi yang tak sesuai dengan ayat suci harus ditentang.

“Sebaliknya peraturan, undang-undang yang dikeluarkan DPR, MPR, kepala negara, kepala daerah kalau bertantangan dengan hukum Allah dan rasulnya maka harus kita lawan,” tandasnya.


Diperkirakan tak kurang dari dua puluh ribu umat Islam memenuhi Masjid Istiqlal untuk mengikuti Tabligh Akbar dan Doa Bersama untuk Ibukota Jakarta. Dimulai sejak waktu Dzuhur, acara berjalan lancar dan tertib hingga berakhir sekira pukul 14.30 WIB. (kiblat)

Tidak ada komentar